5 Rahasia Kecantikan yang Bisa Dipetik dari Zaman Nenek

5 Rahasia Kecantikan yang Bisa Dipetik dari Zaman Nenek

5 Rahasia Kecantikan yang Bisa Dipetik dari Zaman Nenek
Artikel-artikel di majalah atau blog kerap menyuguhkan rahasia kecantikan, namun seseorang bisa merasa belum menemukan rahasianya. Anda bisa mencoba rahasia kecantikan tradisional.

Berikut sejumlah perawatan kecantikan tradisional dari dari zaman nenek Anda seperti dikutip Magforwomen, Rabu (17/4/2013):

1. Stem wajah secara teratur
Di masa lalu, ketika harga perawatan di salon dan spa mahal, wanita lebih memilih mensteam sendiri wajahnya agar terlihat cantik.

Cobalah facial steamer seperti yang digunakan salon dan steam wajah Anda. Ulangi cara ini beberapa kali dalam seminggu.

Memberi uang di wajah bisa membantu Anda membuka pori-pori dan membersihkan kulit dari kotoran seperti debu dan sisa partikel. Ini akan membantu Anda menghindari masalah kulit jerawat atau lainnya yang merupakan sisa dari make-up atau penumpukan residu lainnya dari luar ruangan di siang hari.






Tips Rumah Bersih Hanya dalam 10 Menit

Tips Rumah Bersih Hanya dalam 10 Menit

Rumah Bersih Hanya dalam 10 Menit

New York : Apakah Anda akan segera kedatangan tamu penting namun rumah sedang berantakan dan kotor. Anda stres karena tidak punya waktu membersihkannya? Jangan khawatir, Anda hanya butuh 10 menit saja.

Berikut beberapa kiat membersihkan super sederhana yang ideal ketika Anda tidak memiliki banyak waktu. Seperti dilansir SheKnows, Minggu (21/4/2013).

Prioritas ruangan rumah yang ingin dibersihkan

Langkah pertama yang Anda lakukan, cari tahu ruangan yang harus dibersihkan. Jika tamu Anda akan berkunjung hingga malam, bersihkan ruangan yang kira-kira akan dimasukinya, seperti ruang tamu dan kamar mandi.

Dengan memilih ruangan untuk dibersihkan, Anda akan menghemat waktu dan mengurangi stres.

Minta bantuan
Minta anak-anak atau pasangan membantu merapikan ruangan dengan mengambil mainan, buku, dan pakaian yang berserakan ke kamar tidurnya. Itu akan mempercepat proses membersihkan dan mempersempit area yang harus dibersihkan.

Bersihkan jendela

Bersihkan jendela serta kaca lainnya yang membuat rumah bersinar. Terutama bagi yang memiliki anak-anak dan anjing, sidik jari dan tanda hidung bisa meninggalkan jejak di jendela.

Singkirkan debu dari TV

Mungkin 10 menit tidak cukup untuk membersihkan seluruh debu di rumah, tapi setidaknya bersihkan pada satu bagian yang paling mungkin dilihat tamu, yaitu TV. Jadi, ambil pembersih debu dan hilangkan dalam sekejap.

Bersihkan hewan peliharaan

Pembersih debu juga bisa menghilangkan debu dan rambut hewan peliharaan di lantai ketika tidak memiliki waktu untuk vakum.

Buat kamar mandi bersinar

Bersihkan cermin dan singkirkan bintik-bintik atau sisa pasta gigi di dinding maupun lantai kamar mandi. Hilangkan peralatan berserakan di meja kamar mandi dan letakkan di bawah wastafel atau lemari. Ingat, bersihkan toilet juga.

Rapikan handuk


Ambil handuk tangan di kamar mandi, lalu lemparkan ke mesin cuci. Ambil yang baru dan bersih karena tidak ada yang suka mengelap tangan bersihnya dengan lap bernoda.

Lakukan dengan cepat

Ambil barang bersama-sama, seperti majalah atau buku yang berserakan di mana-mana. Tumpuk bersama-sama di rak buku.

Buat dapur kinclong

Bersihkan meja dapur, wastafel, dan kran. Sebuah kran mengkilap terlihat jauh lebih bagus. Pastikan juga merapikan peralatan meja dapur dan dekorasi atau melanjutkan misi kekacauan dengan menempatkannya di lemari agar terlihat bersih.

Berhenti dan beri pengharum ruangan

Berikan pengharum ruangan agar bau rumah Anda segar. Bisa membakar beberapa lilin beraoma. Rumah yang wangi pertanda rumah bersih. Ambil napas dalam-dalam dan tunggu tamu Anda datang.

Enam Ratus Ribu Pasien Indonesia Berobat ke Luar Negeri

Enam Ratus Ribu Pasien Indonesia Berobat ke Luar Negeri

Enam Ratus Ribu Pasien Indonesia Berobat ke Luar Negeri

Menteri Kesehatan (Menkes) RI dr Nafsiah Mboi, SpA, MPH mengatakan, rata-rata 600.000 orang pasien Indonesia berobat ke mancanegara per tahun.

"Karena itu, perlu memperbanyak rumah sakit sesuai standar World Health Organization (WHO) atau standar internasional, agar dapat melayani pasien di negeri sendiri," kata Nafsiah pada peresmian RS Siloam di Makassar, Rabu.

Menurut dia, RS perlu memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar operasional, termasuk membantu dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan.

Dia mengatakan, RS berkewajiban memberikan pelayanan yang aman, ramah dan nondiskriminatif, sertai sesuai standar SOP. Sehingga keluhan masyarakat tentang layanan kesehatan dapat dieliminasi.

Sementara mengenai keberadaan RS Siloam di Makassar, dia mengatakan, kini bertambah 320 tempat tidur lagi untuk pasien di Sulsel.

Sedang jumlah RS yang beroperasi di daerah ini sudah mencapai 75 unit yang terdiri dari 52 unit Rumah Sakit Umum (RSU) dan selebihnya rumah sakit khusus.

"Dari segi rasio tempat tidur dan jumlah penduduk, sebenarnya sudah melebihi standar yang disyaratkan WHO yakni satu per 1.000 orang penduduk, kalau Sulsel rasionya sudah 1,7 per seribu penduduk," katanya seperti dikutip Antara, Minggu (21/4/2013).

Hanya saja, lanjut dia, dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, masih ada 10 kabupaten yang kekurangan tempat tidur sebanyak 1.400 unit. Fenomena itu menunjukkan, masih ada disparitas layanan kesehatan di Sulsel.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengimbau agar Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo dapat membenahi persoalan tersebut. Apalagi merujuk Undang-Undang Kesehatan Nomor 44 Tahun 2009 tentang jaminan sosial, maka untuk mendukung layanan kesehatan di Sulsel dianggarkan dana sebesar Rp178 miliar per tahun dari APBD Provinsi dan Rp190 miliar dari APBD Kabupaten/Kota.

Ironi di Hari Kartini

Ironi di Hari Kartini

Ironi di Hari Kartini

Tidak semua wanita di Tanah Air ini menikmati hasil perjuangan sang pahlawan perempuan RA Kartini. Karena di pelosok Ciamis, Jawa Barat dan di Serang, Banten, masih ada kaum wanita yang bekerja kasar. Mereka berjuang demi sesuap nasi menopang ekonomi keluarga. Mereka bukan tidak menginginkan pekerjaan yang layak, tapi karena kondisi dan kebutuhan.

Beginilah "Kartini" di pelosok Ciamis tepatnya di Dusun Sukadana, Desa Cigayam, Kecamatan Banjarsari. Tangan lembutnya yang selalu membelai penuh kasih sayang kepada anak-anaknya harus memegang martil untuk memecahkan bongkahan batu. Pekerjaan sebagai pemecah batu ini sudah dilakoni sejak 10 tahun lalu demi satu tujuan membantu ekonomi keluarga.

Kurniasih misalnya, setiap hari membawa ember menuju Sungai Ciputrahaji untuk mengambil batu-batu berukurang sedang. Batu-batu itu kemudian dibawa ke lokasi pemecahan batu yang tidak jauh dari rumahnya. Di sanalah kemudian batu itu dikumpulkan dan dipecahkan hingga menjadi koral.

Sudah seminggu tumpukan batu koral hasil pecahan ini masih menumpuk. Belum ada tanda-tanda akan ada yang membelinya. Namun wanita paruh baya dan rekan-rekannya tetap bersemangat memecahkan batu sambil berharap, akan segera datang calon pembeli sehingga beras dan uang sekolah anak-anak bisa terpenuhi.

Karena hanya mengandalkan pukulan tangan, maka dalam sehari hanya mampu mengumpulkan 0,5 meter kubik yang dijual dengan harga Rp 32.500. Namun tidak setiap hari ada yang beli bahkan saat sepi proyek perbaikan jalan maka sepi pembeli. "Sudah sepuluh tahun saya bekerja jadi pemecah batu. Sehari bisa mengumpulkan paling banyak 0,5 meter kubik. Namun sepi pembeli, sehingga tidak setiap hari dapat uang untuk bantu suami," kata Kurniasih.

Tentunya ini bukan merupakan cita-cita sang pahlawan emansipasi wanita, RA Kartini. Kalau perjuanganya untuk kaum perempuan hanya untuk jadi pemecah batu. Para Kartini-Kartini pemecah batu ini memiliki harapan yang sederhana. Ada perhatian pemerintah dengan membeli koral miliknya, agar mereka bisa menyekolahkan anak-anak mereka.

'Kartini' Ngojek

Lain Kurniasih, lain Widya. "Kartini" kali ini adalah seorang ibu rumah tangga yang menjadi tukang ojek sejak tahun 2002. Widya ditinggal meninggal suaminya akibat kecelakaan, serta ditinggal anak perempuannya yang meninggal tahun 2011. Kondisi itu tak menyurutkan langkahnya untuk terus maju. Tukang ojek yang sehari-hari mangkal di pintu tol Serang Timur ini menjadi pelopor tukang-tukang ojek lainnya untuk mematuhi lalu lintas.

Widya bukan wanita berpendidikan rendah. Dia seorang Sarjana Ekonomi yang rela membanting tulang dengan menjadi tukang ojek. Sebelumnya Widya kerja di Jakarta. Namun 2002 suaminya mengalami kecelakaan di Cirebon. Widaya akhirnya memutuskan tinggal di Serang. Profesi ini bermula saat Widya mencari uang tambahan untuk membiayai pengobatan suaminya. Awalnya dari mengantar sejumlah tetangga ke sekolah. Namun Tuhan berkata lain. Suaminya meninggal. Widya tak lantas putus harapan. Dengan ketiga anaknya Widya terus berupaya menjadi kepala rumah tangga.

Namun tahun 2011 duka menghampirinya kembali. Anak perempuannya meninggal karena sakit jantung. Kini Widya tinggal bersama dua anak laki-lakinya di komplek Lebak Indah, Trondol, kota Serang. Perjuangan hidup untuk menyekolahkan anaknya terus dilakukan dengan cara mengojek. Bahkan diantara kawan-kawan se profesinya Widya diberi semangat. Wanita berumur 46 ini sejak pagi hingga sore mendapatkan uang dari mengojek sebesar Rp 30-40 ribu perhari. Tentu ini menjadi cambukan hidup Widya untuk membesarkan anak-anaknya. Uang hasil mengojek masih sempat ditabung. Cita-cita lain Widya membuka warung di tempat pangkalan ojek. Ini tentu membantu pengojek lain bisa membeli makanan kecil dan kopi.

Sang anak, Rio mengenal sosok ibunya adalah pahlawan bagi dirinya dan adiknya. Bagaimana tidak. Widya di tinggal sang suami sejak 2002 lalu harus membanting tulang untuk membiayai keluarganya bertahan hidup. Akibat perannya lah tukang ojek di kawasan ini secara bersama sama membangun silaturahmi yang kuat. Bahkan jika ada anggota keluarga tukang ojek yang sakit, mereka rela menyisihkan hasilnya untuk membantu.

Widya juga kini sudah dikenal oleh kepolisian. Widya pernah didaulat menjadi Duta Ojek Wanita Pertama Banten oleh Polda Banten. Karena peran dirinya untuk mengajarkan berkendaraan yang baik di jalan. Kondisi Kurniasih dan Widya ini seperti irono di Hari Kartini. Meski di luar sana ada setumpul wanita sukses dalam berkarir.

Korea Utara Siapkan 2 Peluncur Rudal Scud

Korea Utara Siapkan 2 Peluncur Rudal Scud

Korea Utara Siapkan 2 Peluncur Rudal Scud

Seoul : Korea Utara (Korut) dilaporkan terus menambah kekuatan di tengah memanasnya situasi politik di Semenanjung Korea. Sumber militer Korea Selatan (Korsel) menyebut negeri pimpinan Kim Jong-un itu telah mempersiapkan 2 peluncur Rudal Scud di pantai timur Korut.

"Militer melihat dengan jelas Korut mempersiapkan peluncur rudal," kata sumber militer Korsel yang dikutip oleh laman Yonhap, Minggu (21/4/2013).

Menurut otoritas intelijen, Korut juga telah menyiapkan Rudal Musudan pada awal April ini. Rudal jarak menengah itu diletakkan di Wonsan. Selain itu, Korut juga disebut telah menempatkan 7 transporter-erector-launchers (TEL) atau peluncur rudal mobile di Wonsan dan Provinsi South Hamgyeong.

Persiapan rudal ini memantik spekulasi bahwa Korut aka meluncurkan rudalnya sebelum 15 April yang lalu, bertepatan dengan peringatan ulang tahun pendiri negara itu, Kim Il-sung. Namun, kekhawatiran itu tidak terbukti. Korut hingga kini tak pernah meluncurkan rudal mereka.

Meski demikian, gambar satelit yang diambil setelah 16 April menunjukkan pergerakan Rudal Scud yang berjangkauan pendek di Provinsi South Hamgyeon.

Hingga saat ini, Korea Selatan yang menjadi seteru bebuyutan Korut tetap dalam kewaspadaan tingkat tinggi. Sejumlah roket dan unit altileri tetap disiagakan, mengantisipasi kemungkinan serangan Korut yang bisa datang seaktu-waktu.

Free Download Film The Sorcerer And The White Snake

Download Film The Sorcerer And The White Snake Gratis
2010414UR80TTmE 
action director Ching Siu-tung helms this fantasy film based on an old Chinese legend concerning a scholar (Raymond Lam) who falls in love with a thousand-year-old white snake (Eva Huang) disguised as a woman. Jet Li stars as a sorcerer who discovers her true identity and battles to save the scholar s soul.

 tindakan direksi Ching Siu-tung helm fantasi film ini didasarkan pada legenda Cina kuno tentang seorang sarjana (Raymond Lam) yang jatuh cinta dengan ular putih ribu tahun (Eva Huang) menyamar sebagai seorang wanita. Jet Li bintang sebagai penyihir yang menemukan identitas aslinya dan pertempuran untuk menyelamatkan jiwa sarjana s.

 
 
 
  • Tanggal Rilis : 28 September 2011 (China)
  • Genre :  Action | Fantasy
  • Pemeran:Jet Li, Shengyi Huang, Raymond Lam
  • IMDB Link :http://www.imdb.com/title/tt1857913/
  • IMDB Rating :5.7/10
 
 
 
 
 

Kisah Inspiratif Arti didikan keras seorang Ayah

Arti didikan keras seorang Ayah

Lira adalah seorang anak tunggal dari sebuah keluarga yang sederhana yang tinggal di pinggiran kota. Walaupun anak satu-satunya, sejak kecil ia seringkali dimarahi oleh ayahnya, di mata sang ayah, tidak ada satupun pekerjaan yang benar. Setiap harinya, Lira selalu berusaha keras untuk mengerjakan sesuatu yang diinginkan oleh ayahnya. Tetapi tetap saja, karena hanya ketidakpuasan sang ayah yang ia dapatkan.
Begitupun juga pada saat Lira berusia 17 tahun, tidak ada ucapan kalimat “Selamat ulang tahun” yang keluar dari mulut ayahnya. Dan semua hal tersebut membuat Lira semakin membenci ayahnya. Karena sosok ayah yang ada dalam dirinya, adalah sosok seorang ayah yang pemarah dan juga tidak pernah memperhatikan dirinya. Hingga akhirnya, Lira pun memberontak dan tidak pernah satu haripun ia lalui hari tanpa bertengkar dengan ayahnya.

Beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-17, ayahnya meninggal dunia. Akibat penyakit kanker yang tidak pernah beliau katakan kepada siapapun, kecuali pada istrinya. Walaupun merasa sedih dan kehilangan, tetapi di dalam diri Lira masih tersimpan rasa benci terhadap ayahnya.
Hingga sampai suatu hari ketika Lira membantu ibunya membereskan barang-barang peninggalan almarhum ayahnya, ia menemukan sebuah bingkisan yang dibungkus dengan rapi, dan di atasnya tertulis, ‘Untuk anakku tersayang’.